Masjid Tuo Kayu Jao, Jejak Dakwah dan Identitas Minangkabau
TIMES Padang/Masjid Tuo Kayu Jao di Kabupaten Solok yang berdiri sejak 1567 M, dengan arsitektur kayu beratap ijuk bertingkat tiga khas Minangkabau. (Foto: Amryan/TIMES Indonesia)

Masjid Tuo Kayu Jao, Jejak Dakwah dan Identitas Minangkabau

Lebih dari empat abad berdiri, Masjid Tuo Kayu Jao tidak hanya bertahan secara fisik, tetapi juga secara nilai menjadi ruang hidup tradisi surau, pengajian, serta musyawarah nagari yang diwariskan lintas generasi.

TIMES Padang,Minggu 1 Maret 2026, 15:22 WIB
197
A
Amryan Arif Rahmat Alam

SolokDi lereng perbukitan Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, berdiri sebuah bangunan kayu beratap ijuk yang tampak sederhana namun sarat makna sejarah.

Adalah Masjid Tuo Kayu Jao, salah satu masjid tertua di Indonesia yang hingga kini masih difungsikan sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat.

Didirikan sekitar tahun 1567 Masehi, masjid ini menjadi saksi perjalanan panjang dakwah Islam di ranah Minangkabau. Lebih dari empat abad berdiri, Masjid Tuo Kayu Jao tidak hanya bertahan secara fisik, tetapi juga secara nilai menjadi ruang hidup tradisi surau, pengajian, serta musyawarah nagari yang diwariskan lintas generasi.

article

Dari kejauhan, bangunan ini tampak menyatu dengan alam sekitar. Atapnya bertingkat tiga dan terbuat dari ijuk, menyerupai gonjong rumah gadang khas Minangkabau. Struktur bangunannya menggunakan kayu tua pilihan yang disusun tanpa paku, melainkan dengan teknik pasak tradisional.

Teknik konstruksi tersebut menunjukkan kearifan lokal masyarakat Minangkabau dalam membangun struktur yang kokoh dan tahan waktu. Meski telah melalui berbagai peristiwa alam dan perubahan zaman, bangunan utama masjid tetap berdiri tegak.

Interiornya pun mempertahankan nuansa klasik. Tiang-tiang kayu penyangga yang besar dan kokoh masih asli, sementara lantai dan dinding kayu menghadirkan suasana khusyuk yang berbeda dari masjid-masjid modern berbahan beton.

Masjid Tuo Kayu Jao bukan sekadar artefak sejarah. Hingga kini, aktivitas keagamaan di dalamnya masih berlangsung aktif. Anak-anak belajar mengaji pada sore hari, masyarakat menggelar pengajian rutin, serta musyawarah adat kerap dilaksanakan di serambi masjid.

Salah satu ciri khas yang tetap dipertahankan adalah penggunaan bedug sebagai penanda waktu shalat. Dentang bedug yang menggema di perbukitan menjadi simbol kesinambungan tradisi Islam lokal yang bersanding harmonis dengan adat Minangkabau.

Dalam praktiknya, pola pengajian surau yang menekankan pembentukan karakter dan kedisiplinan masih dijalankan. Hal ini menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat pendidikan moral dan sosial masyarakat.

Keberadaan Masjid Tuo Kayu Jao menjadi bukti bahwa nilai keislaman dan adat Minangkabau dapat berjalan beriringan. Falsafah “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” tercermin dalam kehidupan masyarakat sekitar masjid.

article

Bagi warga Nagari Batang Barus, masjid ini bukan hanya bangunan tua, melainkan simbol identitas dan kebanggaan. Ia menyimpan memori kolektif tentang bagaimana Islam berkembang di pedalaman Sumatera Barat dan membentuk karakter masyarakatnya.

Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk kembali menengok jejak sejarah tersebut. Di tengah suasana ibadah yang lebih khusyuk, masjid tua ini seakan mengingatkan bahwa kekuatan sebuah peradaban bukan terletak pada kemegahan bangunan, melainkan pada nilai yang terus dihidupkan.

Di tengah arus modernisasi dan pembangunan yang kian masif, Masjid Tuo Kayu Jao tetap berdiri sebagai penanda bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi fondasi untuk menjaga jati diri di masa depan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Amryan Arif Rahmat Alam
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Padang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.