Pertegas Zero Tolerance, Kakanwil Ditjenpas Sumbar Pimpin Sidak Malam di Lapas Solok
Sidak digelar untuk menindaklanjuti instruksi Dirjen Pemasyarakatan terkait penerapan kebijakan Zero Handphone, pungli dan Narkoba.
SOLOK – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, AMd.IP, SSos, MAP, memimpin langsung pemeriksaan mendadak (sidak) dan penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Solok (Lapas Solok).
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin malam (25/5/2026) dengan melibatkan tim gabungan serta unsur TNI dan Polri.
Sidak digelar untuk menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penerapan kebijakan Zero Halinar (Handphone, pungli, Narkoba).
Operasi yang berlangsung di bawah pimpinan langsung Kakanwil ini menyasar seluruh kamar hunian warga binaan.
Kehadiran unsur TNI dan Polri turut mengawasi setiap proses penggeledahan agar berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Hasil penelusuran dan pemeriksaan yang dilakukan tim gabungan menemukan sejumlah barang yang dikategorikan sebagai barang terlarang dan dilarang keberadaannya di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Barang yang berhasil diamankan antara lain korek api gas, gunting, dan kartu ceki. Seluruh barang bukti tersebut langsung disita dan akan dimusnahkan guna menjamin keamanan dan ketertiban di dalam lembaga.
Sebelum memulai operasi, Kunrat Kasmiri memberikan pengarahan tegas kepada seluruh petugas pemasyarakatan, personel TNI, dan Polri yang terlibat.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari peredaran barang terlarang.

Dalam arahannya, Kunrat juga mengingatkan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan, serta menegaskan sikap kerja yang harus diterapkan oleh seluruh petugas.
“Laksanakan tugas dengan tegas namun tetap humanis. Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Keamanan dan hak warga binaan harus sama-sama kita jaga sesuai aturan,” tegas Kunrat Kasmiri.
Sinergitas petugas pemasyarakatan, TNI, dan Polri dalam kegiatan ini membuktikan komitmen kuat seluruh unsur aparat dalam menjaga kondusivitas dan mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Warga binaan pun menunjukkan respons yang kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.
Melalui razia gabungan malam hari ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di Lapas Solok semakin optimal.
Langkah ini juga menjadi bukti nyata penerapan program deteksi dini gangguan keamanan serta upaya berkelanjutan untuk memastikan kebijakan zero tolerance benar-benar berjalan efektif di seluruh jajaran pemasyarakatan Sumatera Barat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

