Milad Ke-30 MAN 3 Padang, Momen Refleksi dan Langkah Menuju Madrasah Mendunia
Suasana haru dan semarak menyelimuti peringatan Milad ke-30 MAN 3 Padang Plus Keterampilan, yang digelar Rabu (20/5/2026).
PADANG – Suasana haru dan semarak menyelimuti peringatan Milad ke-30 MAN 3 Padang Plus Keterampilan, yang digelar Rabu (20/5/2026).
Milad kali ini mengusung tema 'The Golden Milestone: 30 Tahun MAN 3 Padang Menuju Madrasah Maju dan Mendunia'.
Perayaan ini bukan sekadar seremonial ulang tahun, melainkan momen refleksi perjalanan panjang serta penyiapan strategi masa depan pendidikan di madrasah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, bersama sejumlah pejabat terkait, tokoh pendidikan, para pendiri madrasah, serta seluruh warga sekolah.
Dalam sambutannya, Mustafa menegaskan bahwa usia tiga dekade harus menjadi titik tolak evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama.
“Dengan usia tiga dekade MAN 3 Kota Padang, mari kita jadikan ini sebagai evaluasi untuk melihat eksistensi madrasah dalam memberikan dampak kepada masyarakat,” ujar Mustafa.

"Ini juga menjadi momentum menguatkan kembali komitmen kita untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas madrasah, yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai dan karakter," imbuhnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan momen istimewa berupa pemberian penghargaan kepada para tokoh penggagas dan perintis berdirinya MAN 3 Padang.
Mustafa sangat mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka yang telah meletakkan fondasi hingga madrasah mampu bertahan dan berkembang hingga hari ini.m
Mustafa juga menyoroti tentang pentingnya dukungan dari semua pihak untuk kemajuan dan keberhasilan madrasah.
Sinergi dan kebersamaan antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, serta orang tua siswa merupakan kunci utama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kuat, bermutu, dan mampu mencetak generasi berkualitas
"Dukungan dari semua pihak, pemerintah daerah, niniak mamak, alim ulama, komite sangat penting bagi madrasah agar dapat berkembang dan berkualitas" katanya.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Padang, Marliza, menyampaikan bahwa tiga puluh tahun perjalanan madrasah penuh dengan ikhtiar dan pengabdian.
Peringatan milad ini menjadi pengingat semangat bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berkarya dan mendidik generasi muda dengan lebih baik lagi.
Sebagai bagian dari perayaan, telah digelar rangkaian kompetisi bertajuk Aksara selama tiga hari, mencakup MTQ, story telling, olimpiade sains dan sosial, hingga lomba baris-berbaris, yang menjadi sarana pengembangan bakat dan mempererat silaturahmi.
MAN 3 Padang juga menampilkan keunggulan program yang sejalan dengan kebijakan Kemenag, khususnya penerapan nilai keagamaan dan konsep ekoteologi.
Hal ini terlihat dari pengelolaan lingkungan sekolah yang produktif, seperti kebun sayur dan budidaya ternak lele. Mustafa pun ikut meninjau langsung lokasi tersebut dan mendukung konsep pendidikan berbasis lingkungan ini.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala LKAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar Tan Gusli dan Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Yasril.
Juga, Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan SDM Syahrial Kamat, Kapolsek, Camat, Kepala KUA Koto Tangah, para sesepuh guru, ASN di lingkungan MAN 3 Padang, serta siswa-siswi madrasah.
Dukungan luas ini semakin mengokohkan semangat MAN 3 Padang sebagai madrasah yang siap bersaing di tingkat yang lebih luas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

