Menang Dramatis Atas Semen Padang, Persis Solo Jauhi Zona Degradasi
Pertandingan di Stadion Manahan Solo ini berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah dengan skor 2-1.
SOLO – Persaingan ketat tersaji di Stadion Manahan, Surakarta saat Persis Solo menjamu Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-27 Liga 1 pada hari Minggu (12/4/2026).
Pertandingan yang dipimpin wasit Tariq Alkatiri ini berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah dengan skor 2-1. Hasil ini menjadi angin segar bagi tim asuhan Milomir Seslija untuk menjauh dari zona merah.
Sementara Semen Padang yang dilatih Isman Nahumarury harus rela pulang tanpa poin meski sempat memberikan perlawanan yang sangat merepotkan barisan pertahanan lawan.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persis Solo tampil dominan dengan mencatatkan penguasaan bola mencapai 53 persen.
Keunggulan tuan rumah dibuka oleh aksi Maričić pada menit ke-37 yang berhasil mengoyak jala gawang lawan. Namun, suasana stadion sempat menegang ketika Sutanto Tan mencetak gol bunuh diri pada menit ke-68 yang membuat kedudukan menjadi imbang.
Beruntung bagi Laskar Sambernyawa, D. Tumbas muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-78.
Selama laga berlangsung, wasit Tariq Alkatiri mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain tamu yakni R. Tsouka dan A. Meneses sebagai bentuk ketegasan atas pelanggaran keras yang terjadi.
Strategi pergantian pemain menjadi kunci dalam menjaga ritme permainan di babak kedua. Milomir Seslija memasukkan tenaga baru seperti Irfan Jauhari, Sutanto Tan, dan Lima Sousa untuk menyegarkan lini serang.
Di sisi lain, Semen Padang mencoba mengejar ketertinggalan dengan memasukkan Maurício dan Giraldo, namun upaya mereka terbentur rapatnya pertahanan Persis.
Secara statistik, Persis Solo unggul jauh dengan total 4 tembakan berbanding nol dari tim tamu, yang menunjukkan dominasi serangan yang sangat efektif di depan publik sendiri.
Kemenangan krusial ini membuat Persis Solo naik ke peringkat 15 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin dari 27 laga. Sebaliknya, kekalahan ini semakin membenamkan Semen Padang di posisi 17 dengan raihan 20 poin.
Meski Semen Padang unggul dalam perolehan tendangan sudut sebanyak 5 kali, ketidakmampuan mereka menciptakan tembakan tepat sasaran menjadi evaluasi besar bagi tim pelatih.
Laga berakhir dengan sorak-sorai pendukung tuan rumah yang merayakan raihan tiga poin penting di akhir musim ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

