Kisah Pengorbanan dan Keteguhan Dirut RSUD dr Rasidin Padang dr Lismawati
Sebagai Direktur RSUD dr Rasidin Padang, dr Lismawati memegang peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
PADANG – Lima puluh tiga tahun silam, seorang bayi mungil lahir di tengah keluarga sederhana Kota Padang dengan doa dan harapan besar yang mengiringi kehidupannya.
Dari rumah yang penuh keterbatasan itu, kehidupan perlahan membentuknya menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan terbiasa berjuang sejak dini.
Seiring waktu, perjalanan hidup yang tidak selalu mudah itu justru menjadi fondasi yang menguatkan langkahnya.
Setiap tantangan yang dihadapi menempa karakter, membentuk keteguhan, serta menumbuhkan semangat untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik.
Kini, perjalanan panjang tersebut mengantarkan sosok itu menjadi figur penting di bidang kesehatan. Ia dikenal sebagai dr. Lismawati, Direktur RSUD dr Rasidin Padang yang memegang peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/4/2026), dr. Lismawati menyambut dengan senyum ramah yang seolah menjadi ciri khasnya.
Di tengah padatnya agenda dan tanggung jawab besar sebagai pimpinan rumah sakit, ia tetap meluangkan waktu untuk berbicara mengenai pelayanan kesehatan dan upaya peningkatan mutu layanan bagi masyarakat.
Namun di balik ketenangan sikap dan senyum yang selalu tampak, tersimpan perjalanan panjang yang tidak banyak terlihat.
Sebagai pemimpin fasilitas kesehatan rujukan, ia memikul tanggung jawab besar dalam memastikan pelayanan medis berjalan optimal selama 24 jam tanpa henti.
Berbagai tantangan kerap hadir silih berganti - mulai dari keterbatasan fasilitas, meningkatnya jumlah pasien, hingga tuntutan pelayanan yang harus cepat, tepat, dan humanis. Situasi tersebut menuntut keteguhan, ketelitian, serta kekuatan mental yang tidak ringan.
Di lingkungan RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Lismawati dikenal sebagai sosok yang tidak berjarak dengan tenaga kesehatan maupun pasien.
Ia tidak hanya menjalankan peran administratif, tetapi juga kerap turun langsung memantau pelayanan serta memberikan dorongan moral kepada para tenaga medis agar tetap bekerja dengan dedikasi terbaik.
Senyum yang ia tampilkan setiap hari bukan sekadar ekspresi, melainkan cerminan dari ketegaran seorang perempuan yang telah melewati panjangnya perjalanan hidup, dengan segala dinamika, tekanan, dan keputusan sulit yang harus dihadapi.
Di balik senyum itu, ada lelah yang tidak selalu terlihat, ada tanggung jawab yang terus dipikul, serta ada komitmen yang tidak pernah berhenti: menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Di tengah pengabdian tersebut, dr. Lismawati turut mengemban semangat besar dalam mendukung visi pembangunan daerah, yakni “Mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata yang Sejahtera, Religius dan Berbudaya.”
Sejalan dengan itu, ia menegaskan arah kebijakan pelayanan kesehatan melalui visi rumah sakit, yaitu 'Terwujudnya Pelayanan Rumah Sakit yang bermutu dan berorientasi pada kepuasan pasien'.
Visi tersebut diwujudkan melalui misi RSUD dr. Rasidin Padang dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas, dengan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta prinsip pelayanan publik.
Dengan mengusung semboyan “Kesembuhan Anda adalah Kebahagiaan Kami,” RSUD dr. Rasidin Padang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kisah hidup dr. Lismawati menjadi potret bahwa perjalanan dari masa kecil yang sederhana hingga berada di puncak tanggung jawab bukanlah proses instan.
Ia ditempa oleh waktu, diuji oleh keadaan, dan dikuatkan oleh pengabdian—hingga akhirnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di Kota Padang dan sekitarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


