SMAN 1 Batipuh Butuh Bantuan Finishing Musala
SMAN 1 Batipuh butuh dana untuk finishing proyek musala sekolah. Mereka berharap ada donatur yang bersedia membantu.
TANAH DATAR – Bangunan musala berdiri megah di kawasan SMAN 1 Batipuh, yang berada di Jalan Raya Solok-Padang Panjang di Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Dinding bangunan batu bata yang masih belum plester masih dominan terlihat.
Dari luar, arsitektur bangunan tampak modern dengan corak Islami yang menghiasi, dari dalam bangunan terlihat cukup besar dan megah seperti masjid akan tetapi bangunan ini masih selesai karena keterbatasan biaya.
Musaka itu bernama Al Azhar, pusat ibadah sekaligus sarana pembinaan keagamaan bagi siswa-siswi SMAN 1 Batipuh masih belum maksimal digunakan.
Kepala SMAN 1 Batipuh, Hendra Arinal mengatakan kepada TIMES Indonesia, pihaknya sangat berharap ada donatur yang bisa membantu penyelesaian pembangunan musala ini. Sebab finishing pembangunan masih memerlukan dana yang cukup besar.
"Kami berharap ada donatur baik itu dari pemerintah atau masyarakat untuk membantu penyelesaian pembangunan musala di sekolah agar dapat dimaksimalkan dalam menunjang kegiatan keagamaan," ujar Hendra Arinal.
Hendra menaksir membutuhkan sekitar Rp1,5 miliar lebih untuk bisa menyelesaikan pembangunan musala. "Diperkirakan Rp1,5 miliar lebih untuk melanjutkan penyelesaian pembangunan mushola kita ini," katanya.
Ia menambahkan, pihaknya telah berupaya semaksimal bersama komite dan pengurus musala untuk mencari donatur tetapi belum membuahkan hasil.
"Kita telah cukup banyak mengirimkan proposal baik ke Pemerintah Daerah, anggota DPRD, maupun masyarakat lainya, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil," tambahnya.
Disamping itu, Hendra menegaskan sekolahnya akan terus mengembangkan kegiatan keagamaan dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas siswa.
Hendra berharap ada donatur yang bisa membantu penyelesaian pembangunan musala agar bisa mendukung kegiatan keagamaan warga sekolah dan masyarakat sekitar. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


